Tuesday, October 15, 2019

summary week 5 (GSLC)


Summary Entrepreneurship week 5 (GSLC)

Industry & Competitors  Analysis
                Industry analysis is  a business research framework or tool that focuses on an industry’s potential.The knowledge gleaned from this analysis helps a firm decide whether to enter an industry and if it can carve out a position in that industry taht will provide it a competitive advantage.Environmental trends and business trends are the two main components of “industry trends”.Environmental trends include economic trends,social trends,technological advances and polotical and regulatory changes.Firms use the “five forces model” to understand an industry’s structure.The parts of Porter’s five forces model are threat of subtitutes,threat of new entrants,rivalry among existing firms,bargaining power of suppliers and bargaining power of buyers.
                What entrepreneurs should understand is that each individual force has the potential to affect the ability  of any firm to generate profits while competing in the industry or a  segment of an industry.There are five primary industry types entrepreneurial firms consider when choosing the industry in which they will compete.These industry types and the opportunities they offer are as follows : emerging industry or first-mover advantage : fragmented industry or consolidation : mature industry or emphasis on service and process innovation : declining industry or leadership,niche,harvest and divest and global industry or multidomestic strategy or global strategy.
                A competitor analysis is a detailed analysis  of a firm’s competition.It helps a firm understand the posititions of it’s major competitors and the opportunities that are available to obtain a competitive advantage in one or more areas.Successful competition demands that a firm understand its competitors and the actions they may take in the future.A competitive analysis grid is a tool for organizing the information a firm collects about its competitors.This grid can help a firm see how it stacks up against its competitord,provide ideas for markets to pursue and perhaps most importantly identify its primary sources of competitive advantage
 #Creativepreneurship
#BINUS@Bandung







Gabriela Hartanto
LC02
2301851471

Wednesday, October 9, 2019

Summary session 7,8


Entrepreneurship session 7,8
Writing a Business Plan      

                Business Plan adalah rencana tertulis yang menjelaskan tentang bagaimana  suatu kegiatan bisnis dilakukan agar tujuan yang telah ditetapkan dapat dicapai.Ada 3 tipe dari business plan yaitu Summary business plan ( sangat berguna bagi usaha baru untuk menguji ketertarikan investor) , Full business plan ( usaha yang sedang membutuhkan dana ,berfungsi sebagai blueprint) dan Operational business plan ( untuk internal audience,operasi usahan baru dan paduan untuk operational managers).Bagi kebanyakan usaha baru business plan digunakan sebagai dual use document  yang digunakan di dalam atau di luar perusahaan.Ada 2 audience utama  yang melihat business plan yaitu yang pertama  karyawan perusahaan  karena business plan membantu pekerjaan  para karyawan agar sejalan dengan perusahaan dan berkembang secara konsisten namun terarah.Audience yang kedua adalah investor dan external stakeholder yaitu dalam business plan harus berisikan bahwa dana yang dikeluarkan digunakan dengan baik.
                Panduan untuk membuat business plan
·         Struktur business plan
-Outline  untuk business plan diperlihatkan di bab.
-Business plan yang menjelaskan usahanya dengan padat dan jelas.
-Pendekatan interaktif menggunakan software .
-Antisipasi kemungkinan yang akan terjadi.
·         Konten dari business plan
Berisikan informasi yang jelas dan ringkas tentang segala aspek usaha tersebut.
·         Tipe dari business plan
-Summary business plan
-Full business plan
-Operational business plan
·         Mengenali elemen-elemen dari rencana yang dapat berubah
Rencana biasanya akan berubah karena wawasan baru akan selalu muncul dan mulai mendapat kan feedback dari orang lain.
Outline dari Business Plan :
·         Section 1 : Executive Summary
Gambaran singkat dari keseluruhan rencana bisnis.Hal ini diperuntukan untuk pembaca yang sibuk jadi pembaca dapat langsung menemukan gambaran inti dari suatu usaha bisnis.
·         Section 2 : Company Description              
-          Company description
-          Company history
-          Mission statement
-          Products and service
-          Current status
-          Legal status and ownership
-          Key partnership (if any)
·          
·         Section 3 : Industry analysis
Sebelum menentukan target pasar,pengusaha harus memiliki pemahaman tentang industri apa yang akan digelutin,termasuk dimana titik yang menjanjikan maupun yang dapat mengalami kerentangan.
·         Section 4 : Market analysis
Market analysis membagi industri menjadi segmen dan nol pada segmen tertentu (atau target pasar) yang akan dicoba oleh perusahaan untuk naik banding.
·         Section 5 : Management  team and company structure
Tim manajemen dari suatu usaha baru biasanya terdiri dari pendiri dan beberapa anggota manajemen.
·         Section 6 :Operations  plan
-          General approach to operations
-          Business location
-          Facilities and equipment
·         Section 7 : Product(or service) design and develompent plan
Produk atau servis yang kita tawarkan harus terus berkembang.
·         Section 8 : Financial projections
-Sources and uses of funds statement
-Assumptions sheet
-Pro forma income statements
-Pro forma balance sheets
-Pro forma cash flows
-Ratio analysis
 #creativepreneurship
#BINUS@Bandung














Gabriela Hartanto
LC02
2301851471

Tuesday, October 1, 2019

summary creativepreneurship session 5,6


Entrepreneurship session 5,6
Feasibility Analysis

Feasibility Analysis adalah  proses untuk menentukan apakah suatu ide bisnis itu layak untuk dijalani atau tidak .Ini adalah tahapan evaluasi awal dari ide bisnis yang akan dilakukan.Analisi kelayakan  harus dilakukan pada waktu yang tepat yaitu pada saat awal dalam memikirkan prospek bisnis baru yang akan dijalani,hal ini dilakukan untuk menyaring ide-ide yang ada sebelum banyaknya sumber daya yang dihabiskan untuk itu.Selain pemilihan waktu yang tepat kita juga harus memperhatikan komponen-komponen  analisi kelayakan yang dilakukan dengan benar.Analisi kelayakan yang benar mencakup 4 komponen terpisah yaitu product,industry,organizational feasibility dan financial feasibiity.
Bentuk analisis kelayakan ada 4,yaitu:
·         Product/Service feasibility
Merupakan penilaian terhadap keseluruhan daya tarik produk atau layanan yang ditawarkan.Namun sebelum meuncurkan produk atau layanan yang baru kita harus mengetahui apakah itu adalah yang diinginkan atau diperlukan konsumen.Komponen produk/layanan dibagi menjadi 2 yaitu product/service desirability dan product/service demand.
Dalam product/service desirability pernyataan konsep harus dikembangan yaitu deskripsi bisnis yang dikirimkan kepada orang-orang yang akan memberikan feedback mengenai potensi bisnis tersebut dan saran sangat diperlukan untuk memperkuat ide sebelum melangkah maju.
Sedangkan untuk product/service demand ada 2 tahap untuk menilai yaitu  yang pertama  adalah mengelola survei niat pembeli,merupakan instrumen yang digunakan untuk mengukur minat konsumen terhadap suatu produk atau service.Lalu yang kedua adalah  melakukan penelitian perpustakaan,internet dan gumshoe.Hal ini dilakukan untuk mendapatkan jurnal perdagangan khusus industri,laporan industri dan informasi penting mengenai kelayakan suatu produk atau ide.
·         Industry/Market feasibility
Penilaian atas keseluruhan daya tarik pasar untuk produk atau layanan yang diusulkan.Terdapat 2 masalah utama yang harus dipertimbangkan  yaitu industry attractiveness dan target market attracticeness.Target market adalah tempat di dalam segmen pasar yang lebih besar yang mewakili kelompok pelanggan yang lebih sempit dengan kebutuhan yang sama.
·         Organizational feasibility
Hal ini dilakukan untuk menentukan apakah bisnis yang diusulkan memiliki keahlian manajemen yang memadai,kompetensi organisasi dan sumber daya yang mendukung untuk pembuatan bisnis tersebut.Ada 2 masalah utama yang harus diperhatikan yaitu management prowess dan resources sufficienty.Respect to management prowess memiliki tujuan untuk menentukan kemampuan team manajemen awal  usaha yang diusahakan.
·         Financial feasibility
Analisi keuangan dilakukan untuk mengetahui apakah suatu bisnis itu layak untuk dikejar atau tidak.Bidang yang paling penting untuk dipertimbangkan adalah total modal yang diperlukan,kinerja keuangan bisnis sejenis dan keseluruhan  daya tarik finansial dari bisnis yang diusulakn.

                First screen adalah templat untuk menyelesaikan analisis kelayakan.Ini disebut first screen karena kelayakan analisis adalah langkah pertama seorang pengusaha dalam menentukan kelayakan ide .




 Creativepreneurship
Binus@Bandung


Gabriela Hartanto
2301851471
LC02













Monday, September 23, 2019

Summary entrepreneurship session 3 & 4


Entrepreneurship session  3,4
Recorgnizing opportunuties and generating ideas

                Semua orang memiliki kesempatan untuk membuat bisnis.Bisnis tidak dapat dihasilkan dengan ide saja tapi kesempatan juga diperlukan dalam berbisnis.Ada tiga cara untuk mengidentifikasi kesempatan yaitu yang pertama adalah observasi  tren itu menjadi salah satu yang terpenting untuk mengambil kesempatan karena sesuatu yang sedang tren akan membuat peluang yang cukup bagus,yang kedua adalah memecahkan masalah dengan hal ini kita dapat melakukan beberapa inovasi atau bahkan sesuatu yang baru melalui beberapa masalah yang dihadapi oleh konsumen, dan yang terakhir adalah menemukan celah di pasar dengan ini kita bisa menghasilkan produk atau jasa yang diinginkan individu atau kelompok masyarakat tertentu.Setelah kita memiliki kesempatan dalam bisnis dan berhasil bertahan ada beberapa cara untuk mempertahankan bisnis kita aga ide nya tidak diambil oleh orang lain yaitu ide harus dicatat disuatu bukti fisik seperti buku atau note di komputer dengan catatan tanggal pertama dibuatnya atau dihasilkan ide tersebut,ide harus diamankan dan hindari pengungkapan ide secara tidak disengaja maupun disengaja.
                Seorang pengusaha pada umumnya memiliki beberapa karakteristik yang menonjol pada setiap individu yaitu :
·         Pengalaman : semua pengusaha sukses yang masih bertahan sampai saat ini pasti memiliki berbagai macam pengalaman salah satunya adalah kegagalan yang menimpa usaha mereka namun kegagalan adalah salah satu kunci kesuksesan dalam sebuah usaha karena kegagalan memuat kita berkembang,berinovasi dan memahami sesuatu yang baik dan baru.
·          Faktor kognitif : orang-orang percaya bahwa pengusaha memiliki indra ke-6  yaitu secara formal didefinisikan sebagai kemampuan untuk memerhatikan sesuatu tanpa terlibat pencarian yang disengaja.
·         Jejaring sosial : orang-orang yang membangun jaringan kontak sosial dan kontak profesional akan lebih banyak membuka kesempatan dan ide dibandingan orang yang tidak melakukan kontak jejaring sosial.
·         Kreativitas : kreativitas sangat berguna untuk membuat sebuah ide yang baru dan baik.Ada 5 bagian untuk membuat ide kreatif yaitu persiapan,inkubasi,wawasan,evaluasi dan  elaborasi.

Ide menjadi salah satu yang terpenting untuk membangun atau membuat suatu usaha.Terdapat dua hal yang dapat memotivasi kita untuk membuat ide yaitu menetapkan titik fokus untuk membuat ide dan  memotivasi kreativitas di tingkat perusahaan.Untuk meghasilkan suatu ide terdapat tiga ide untuk menghasilkan ide yaitu yang pertama adalah brainstroming.Brainstroming merupakan teknik yang digunakan untuk menghasilkan sejumlah besar ide dan menghasilkan solusi untuk sebuah masalh secara lebih cepat.Hal ini biasanya melibatkan sekelompok orang dan ditargetkan ke topik tertentu.Sesi brainstroming memiliki beberapa aturan yaitu  tidak ada kritikan,sesi harus bergerak cepat,freewhelling dianjurkan dan leap-frogging sangat dianjurkan.Kedua adalah focus group.focus group adalah pertemuan antara lima sampai sepuluh orang ,yang telah dipilih berdasarkan karakteristik umum mereka relatif terhadap masalah yang sedang dibahas.Focus group digunakan untuk beberapa tujuan,tetapi focus group juga bisa digunakan untuk membuat ide bisnis yang baru.Ketiga adalah pencarian perpustakaan dan internet.Perpustakan jarang untuk dimanfaatkan dalam pencarian ide dan pembuatan bisnis baru  tapi sebenarnya perpustakaan sangat membantu untuk membuat riset.Cara yang tepat adalah dengan menghubungi perpustakawan untuk memberikan referensi buku yang tepat untuk hal ayng ingin kita cari.Untuk pencarian di internet lebih mudah dan lebih spesifik,dengan mengetikan kata kunci yang ingin kita cari maka akan langsung keluar berbagai macam informasi dari yang tren sampai yang terkait.Selain teknik-teknik diatas terdapat teknik lainnya yaitu costumer advisory boards dan day in the life research.

Creativepreneurship
Binus@Bandung

Gabriela Hartanto
(2301851471) LC02